Duh, Bupati Nagan Khilaf Lagi ?

  • Bagikan

Foto : Ilustrasi

KABARANDALAN.COM, SUKA MAKMUE – Berawal dari informasi di laman LPSE (Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik) Nagan Raya, tentang salah salu item terkait belanja pengadaan mobil dinas Bupati seharga 1,7 Milyar yang bersumber dari dana APBK Tahun Anggaran 2021, sontak menuai reaksi protes keras dari berbagai elemen masyarakat di Nagan Raya via berbagai portal berita online maupun media sosial.

Baca Juga:  Pemkab Nagan Raya Serius Memajukan Parawisata Danau Laot Tadu Wilayah Kuala Raya

Tentu, protes itu sangatlah beralasan, karena Bupati dinilai sudah kehilangan rasa iba terhadap kebanyakan kondisi ekonomi masyarakat ditengah terpaan badai pandemi covid-19.

Sebenarnya, dari awal pengajuan anggaran oleh eksekutif, usulan pembelian kendaraan dinas Bupati tersebut sah-sah saja dicoret oleh DPRK saat diajukan pada Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (RAPBK) Tahun 2021, konon lagi disaat itu nyaris disemua lini pembiayaan pemerintahan dialihkan kepenanganan Covid 19.

Baca Juga:  Bupati Minta Erosi Saluran Irigasi di Nagan Raya Segera Diperbaiki

Namun, pihak DPRK Nagan Raya ternyata justru menyetujui usulan “Bapak” guna menunggangi mobil mewah untuk kesana-kemari melaksanakan hajat rutinitas pemerintahan seremonial belaka.

Pembelian kenderaan Mobil baru untuk operasional Bupati, jelas-jelas melukai hati rakyat.

“Tidak etis, egois dan tidak populis.”

Selain karena tidak pantas ditengah kesulitan ekonomi masyarakat ditengah pandemi covid-19,  Mestinya juga pemerintah saat ini harus lebih fokus terhadap pemanfaatan berbagai potensi nilai sumber daya ekonomi untuk minimal cukup mengurangi puluhan milyar angka defisit anggaran daerah Kabupaten Nagan Raya.

Baca Juga:  Mahkamah Agung Sahkan Pemberhentian Sayid Fadhil dari Kepala BPKS

“Duh, Bupati Nagan Khilaf lagi…?” (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *