Keluar Masuk Banda Aceh Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

  • Bagikan

Foto : Ilustasi, (Dok.Google)

KABARANDALAN.COM, BANDA ACEH – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh menyekat pintu keluar masuk Kota Banda Aceh, Hal ini dilakukan dalam rangka penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai tanggal 6-21 Juli 2021.

Dilansir dari laman acehkini, Selama penyekatan, warga yang ingin masuk atau keluar Banda Aceh wajib menunjukkan sertifikat vaksin atau hasil negatif tes swab polymerase chain reaction (PCR).

Baca Juga:  Berikut 10 Besar Dayah Terupdate Informasi di Kota Banda Aceh

“Penyekatan dilakukan di Banda Aceh karena saat ini merupakan zona merah dan berdasarkan Inmendagri No 17/2021 diberlakukannya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro level 4,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Aceh Komisaris Besar Winardy, Rabu (7/7/2021).

Penyekatan dilakukan pada tiga titik, yakni di Simpang Lambaro, Leupung, dan Pelabuhan Ulee Lheue. Warga yang melintas akan diperiksa sertifikat vaksin atau hasil negatif tes swab PCR.

Baca Juga:  Teliti tentang Kontribusi Ma’had Aly, TEUNGKU SIRAJUDDIN RAIH GELAR DOKTOR

“Jika tidak bisa menunjukan akan dilakukan putar balik dan dilarang memasuki Kota Banda Aceh,” ujar winardy.

Bagi warga yang ingin keluar dari Banda Aceh juga berlaku hal yang sama.

“Kami perlakukan sama, karena jangan sampai dari Banda Aceh menulari daerah lainnya jika tidak memiliki surat negatif antigen atau sertifikat vaksin,” katanya.

Bagi angkutan Umum, hanya boleh mengisi 50 persen dari tempat duduk yang tersedia, jika melebihi, penumpang akan diturunkan.

Baca Juga:  PT Perikanan Berkah Samudra Proyeksikan Investasi di PPS Kutaraja

“Mobil penumpang juga akan dicek protokol kesehatan terutama penggunaan masker dan pengecekan suhu tubuh,” tutup Winardy. (*)

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *