KMP Aceh Hebat, Legacy Ir. H. Nova Iriansyah, MT Saat Menjabat Sebagai Plt.Gubernur Aceh

KABARANDALAN.COM, BANDA ACEH – Kapal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat 1, 2 dan 3 telah rampung dibangun dan hanya tinggal menunggu proses finishing di masing-masing galangan kapal. Ketiga Kapal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat tersebut juga telah sukses dilounching.

Kapal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat merupakan terobosan Pemerintah Aceh guna menyediakan alat transportasi laut yang memadai bagi masyarakat di kepulauan Simeulue, Sabang dan Pulau Banyak Aceh Singkil.

Pada Sabtu, 3 Oktober 2020, Plt.Gubernur Aceh Ir. H. Nova Iriansyah, MT secara resmi melounching Kapal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat 1 di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. Kapal RoRo berkapasitas 1.300 GT ini nantinya akan melayani pelayaran Labuhan Haji – Simeulue atau sebaliknya.

Selanjutnya, Pada Jumat, 16 Oktober 2020 Kapal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat 2 juga dilounching oleh Plt.Gubernur Aceh Ir. H. Nova Iriansyah, MT di Galangan PT Adiluhung Saranasegara Indonesia, Bangkalan, Madura. KMP Aceh Hebat 2 berkapasitas 1100 GT ini diperuntukan untuk melayani pelayaran Ulee Lheue – Balohan Sabang.

Dan Pada Kamis, 12 November 2020 giliran Kapal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat 3 dilounching di galangan kapal PT. Citra Bahari Shipyard, Tegal, Jawa Tengah. Kapal berkapasitas 600 GT itu akan melayani rute pelayaran Aceh Singkil – Pulau Banyak.

Syahrul Mardianto, Wakil Ketua Dewan Pengurus Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Solidaritas Generasi Aceh Perubahan (DPP LSM-SIGAP) mengatakan, Kapal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat menjadi kapal pertama yang dimiliki langsung oleh rakyat Aceh dan menjadi sejarah baru bagi transportasi laut Aceh, selama ini Aceh belum pernah memiliki kapal yang dibangun sendiri.

“Ini merupakan karya monumental Pemerintah Aceh sekaligus menjadi Legacy bagi Plt.Gubernur Aceh Ir. H. Nova Iriansyah, MT dan akan dikenang sepanjang masa”. Ungkap Syahrul. Jum’at, (13/11/2020).

Syahrul Menerangkan, KMP Aceh Hebat menjadi kapal pertama yang dimiliki langsung oleh rakyat Aceh dan menjadi sejarah baru bagi transportasi laut Aceh. Aceh belum pernah memiliki kapal yang dibangun sendiri, selama ini pelayaran Aceh dilayani oleh kapal milik ASDP. Terakhir adalah KMP BRR yang dihibah oleh Kementerian Perhubungan. Kapal itu kini melayani rute Balohan Sabang – Ulee Lheu Banda Aceh.

Syahrul menambahkan, selama ini, Kapal Motor Penumpang (KMP) yang tersedia di Aceh tidak memadai jika dibandingkan dengan mobilitas manusia dan barang setiap harinya, akibatnya terjadi penumpukan antrian dan distribusi barang ke wilayah kepulauan Aceh tidak efektif dan efisien.

Dengan hadirnya Kapal Aceh Hebat, distribusi hasil bumi dan laut akan lebih cepat didistribusikan keluar pulau sehingga perputaran perekonomian masyarakat kepulauan berjalan layaknya wilayah daratan. Begitu juga dengan distribusi barang, akan lebih mudah dan dapat menekan harga barang di kepulauan sehingga harganya juga sama dengan harga barang diwilayah daratan. Imbuh Syahrul.

KMP Aceh Hebat akan berefect pada sektor pariwisata wilayah kepulauan agar dapat berkembang dengan cepat, wisatawan akan dengan mudah menjangkau wilayah kepulauan tanpa harus kwatir dengan keterbatasan akses transportasi. Tutup Syahrul. [*]

Author: KABARANDALAN