Penjelasan Medis Soal Dua Pelajar Ditemukan Tidak Bernyawa Tenggelam di Pantai Wilayah Aceh Utara

  • Bagikan

KABARANDALAN.COM, LHOKSUKON – Empat anak yang ditemukan di kawasan Pantai Desa Bantayan, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara pada Rabu (21/7/2021) siang usai tenggelam dibawa ke Puskesmas Seunuddon, Aceh Utara.

Mereka tenggelam saat mandi bersama teman-temannya pada Rabu (21/7/2021) sore, setelah ban mobil yang mereka gunakan sebagai alat bantu terbalik.

Adapun korban tenggelam masing-masing adalah Ikbal Riandi (13), Saifan Fahrezi (14), Dika Ramadhani (11) dan Yoga (15).

Baca Juga:  Kasus Penggelapan Sepmor, Polres Nagan Raya Amankan Warga Simeulue di Aceh Barat

Keempat pelajar tersebut merupakan warga Desa Babussalam, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara.

“Korban pertama tiba di Puskesmas dalam kondisi sesak,” kata Kepala Puskesmas Seunuddon, Ners Siti Meutia Salihati, MKes, Rabu (21/7/2021).

Mereka dibawa oleh teman-temannya. Tak lama setelah menerima perawatan awal, Saifan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia di Aceh Utara untuk perawatan lebih lanjut.

‚ÄúSetengah jam kemudian seorang anak lain dibawa oleh polisi. Namun, anak yang dibawa keduanya sudah meninggal dunia,” kata Kepala Puskesmas Seunuddon.

Baca Juga:  Sekda Sampaikan Rancangan Qanun Aceh Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA Anggaran 2021

Tidak lama kemudian atau sekitar setengah jam, menyususl anak lain datang, namun juga meninggal dunia.

“Yang belakang juga dibawa satu lagi, tapi dalam keadaan sehat, kemudian dia (Ikbal Riandi) dijemput keluarganya,” kata Ners Siti.

Dia dalam kondisi baik, tapi dia trauma dengan kejadian itu. Kemudian anak yang telah meninggal segera dibawa pulang ke keluarga mereka masing-masing. (M)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *