Terkait Pengadaan Mobil Bupati 1,7 Milyar, KMPA Nagan Duga Eksekutif dan Legislatif Terlibat Kongkalikong

  • Bagikan

KABARANDALAN.COM, BANDA ACEH – Dalam kondisi himpitan krisis ekonomi akibat pandemi covid-19, terendus kabar ada dugaan pejabat eksekutif lakukan pembelian mobil dinas baru seharga Rp 1,7 Miliyar.

Kabar heboh ini Sebagaimana dapat dilihat dalam situs yang di tayang oleh LPSE (Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik) Nagan Raya, lewat lelang proyeks yang di duga merupakan pengadaan mobil dinas Bupati Nagan terbaru dengan sumber dana APBD Tahun Anggaran 2021.

Dalam konteks isu ini, Ketua Komite Mahasiswa Pemuda Aceh (KMPA), Rahmat Beutong ikut menyayangkan jika benar ditengah pendemi covid-19 Bupati Nagan Raya malah membeli mobil dinas seharga Rp 1.7 M.

Baca Juga:  Makmur Budiman Buka Puasa Bersama Dengan Insan Pers

“Sungguh disayangkan, harga mobil dinilai sangat besar, seharusnya Bupati Nagan Raya lebih fokus bagaimana mengatasi ekonomi masyarakat yang sangat melemah di tengah pandemi covid 19,”kata Rahmat kepada Kabarandalan.com, Senin, (19/07/2021).

Terkait pengadaan mobil dinas, Rahmat menegaskan, KMPA mendesak DPRK Nagan Raya segera membatalkan pembelian mobil dinas tersebut. “Sejauh mana kontraknya, kok ini bisa terjadi, jangan-jangan DPRK juga ada dugaan kong kalikong dengan eksekutif,” katanya.

Baca Juga:  Jang-Ko: Rapat Konsultasi AMDAL Tambang Emas Linge harus Dihentikan!

Menurutnya, jika pembelian mobil dinas dengan harga yang sangat fantastis itu tanpa sepengetahuan legislatif, maka DPRK harus mengusut hal tersebut.

Kalau mobil seharga Rp 1.7 M, jika dibangun rumah kaum dhuafa, berapa unit rumah udah siap dengan uang pembelian mobil baru tersebut,”sebut Rahmat.

Rahmat meminta pemerintah untuk mengkaji ulang pembelian mobil dinas tersebut, layakkah ditengah krisis ekonomi akibat pandemi menggunakan anggaran itu dengan membeli mobil baru.

Baca Juga:  Ilham Pangestu Instruksikan Kader Golkar Dukung Program Kerja Pemko Langsa

“Kalau berbicara mobil dinas, saya rasa tiga tahun lalu sudah ada pengadaan mobil Bupati/Wakil Bupati dengan merek Innova venture dengan harga sangat lumayan, kok tahun ini ada pangadaan lagi, ini sangat aneh, sudah cukup rakyat menderita,”tambahnya.

Kami KMPA Nagan Raya mendesak DPRK untuk membatalkan pembelian mobik dinas tersebut, walaupun sudah di tender kami meminta untuk segara di batalkan,”tutupnya tegas. (R)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *